Relationship Between Family Support and Self Care Agency with the Quality of Living Type II Diabetes Patients

Authors

  • Ferawati STIKes Insan Cendikia Husada
  • Mei Fitria Kurniati STIKes Insan Cendikia

DOI:

https://doi.org/10.30994/jnp.v3i1.62

Keywords:

Diabetes mellitus, Self care, Quality of life

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is a chronic disease characterized by high blood sugar level and is caused by an increase in glucose levels due to a progressive decrease in insulin secretion caused by insulin resistance. The ability of diabetic patients to do appropriate and succesful self-care habits is closely related to morbidity and mortality and significantly affect productivity and quality of life.
Purpose: The purpose of this study is to determie the correlation between family support and self care agency with quality of life of diabetes mellitus patient type II.
Method: This study uses analitycal methods, namely research that explores how and why health phenomena occur with a cross-sectional approach.
Result: The results of the Spearman-Rho test that the P-value in te sig (2-tailed) column 0.123 is more than the level of significance ? 0,05 ( 0,000 < 0,05 ) so it can be concluded that H0 is accepted and H1 is rejected.
Conclusion: There is no relationship between self care agency and the quality of life of people with type II diabetes mellitus in prolanic patients

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alligood,M.R., Tomey, A.M. 2010. Nursing theorists and their work. Mosby
Alligood, Martha Raile. 2006. Nursing theory: utilization and application. Elsevier-Mosby
Brunner dan Sudarth.2013. KeperawatanMedikalBedah.Edisi 12.Jakarta.EGC.
Alvita, Galia Wardha. 2016. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Diabetes Mellitus Pada Lansia Di Rumah, Kelurahan Cisalak Pasar Kota Depok. ISSN : 2252-8865 Vol. 2, No, 4-Maret, 2016.
Ansori&Martiana. 2017. Hubungan Faktor Karakteristik Individu Dan Kondisi Pekerjaan Terhadap Stres Kerja Pada Perawat Gigi. The Indonesian Journal of Public Health, Vol. 12 No. 1, Juli 2017: 75–84.
Cahyoputro, Damar. Hubungan Antara Faktor Jenis Kelamin Dan Dukungan SosialDengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Di DesaLuwang, Gatak, Sukoharjo. Naskah Publikasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Chaidir, dkk. 2017. Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus. Journal Endurance 2(2) June 2017 (132-144).
Chusmeywati, Vitta. 2016. Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. Naskah Publikasi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Damayanti. (2015). Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Demak & Suherman. 2016. Hubungan Umur, Jenis Kelamin Mahasiswa Dan Pendapatan Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Pendidikan Sarjana Program Studi Pendidikan Dokter FKIK Universitas Tadulako. Medika Tadulako, Jurnal Ilmiah Kedokteran, Vol. 3 No. 1.
Ismatika & Sholeha. 2017. Hubungan Self Efficacy Dengan Perilaku Self Care Pasien Pasca Stroke Di Rumah Sakit Islam Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol. 10, No. 2, Agustus 2017, Hal 139-148.
Kasron, dkk. 2016. Teori Keperawatan dan tokohnya. Jakarta : CV Trans Info Media
Khairani. 2014. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kesepian Pada Lansia Di Desa Cucum Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar. Idea Nursing Journal Vol.V No.1 2014.
Kurniawan, Indra. (2010) "Diabetes mellitus tipe 2 pada usia lanjut." Majalah Kedokteran Indonesia 60.12: 576-584 Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.
Mirza, Rina. 2017. Memaksimalkan Dukungan Keluarga Guna Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal JUMANTIK Volume 2 nomor 2, 2017.
Nuraisyah, dkk. 2017. Dukungan Keluarga dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus. Berita Kedokteran Masyarakat, Vol. 33 No. 01 Tahun 2017.
Perry, Potter.2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Edisi 4. Jakarta : EGC.
Perkeni. 2006. Konsensus Pengelolaan Diabetes pada Diabetes Melitus tipe 2.
Perkeni: Jakarta.
Prasestiyo, H., & Asnindari, L. N. (2017). Analisis Hubungan Faktor Lama Menderita Dan Komplikasi Penyakit Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).
Sastroasmoro, S & Ismail, S. (2014). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi ke-3. Sagung Seto. Jakarta
Sari, Ni Putu Wulan Purnama. 2017. Nursing Agency Untuk Meningkatkan Kepatuhan, Self-Care Agency (SCA) Dan Aktivitas Perawatan Diri Pada Penderita Diabetes Mellitus (DM). Jurnal Ners LENTERA, Vol. 5, No. 1, Maret 2017.
Siokal, Brajakson dkk. 2017. Falsafah dan Teori Dalam Keperawatan. Jakarta : CV Trans Info Media
Suhardingsih, AV. Sri., Mahfoed, Moh. Hasan.,Hargono, Rahmat., Nursalam. Peningkatan Self-Care Agency Pasien Dengan Stroke Iskemik Setelah penerapan Self-Care Regulation Model Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 April 2012: 13–23.
Suprajitno. 2004. Asuhan Keperawatan Keluarga Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta : EGC.
Utami, D.T., Karim, D., Agrina. 2014. Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Dengan Ulkus Diabetikum. JOM PSIK Volume 1 Nomor 1 Oktober 2014.
Taluta, dkk. 2014. Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Mekanisme Koping Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Ejournal keperawatan (e-Kp) Volume 2. Nomor 1. Februari 2014.
Yusra, Aini. 2011. Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Fatmawati Jakarta. Naskah Publikasi Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia : Depok.

Published

2019-10-06

How to Cite

Ferawati, & Kurniati, M. F. (2019). Relationship Between Family Support and Self Care Agency with the Quality of Living Type II Diabetes Patients. Journal Of Nursing Practice, 3(1), 22-32. https://doi.org/10.30994/jnp.v3i1.62